Adsense Indonesia
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Oktober 2013

iPad Air terbaru

- 0 komentar

iPad Air lebih tipis, lebih ringan, mendukung teknologi 64-bit dan A7 Chip, harga mulai $499, tersedia tgl 1 Nov ‘13

Apple-Oct-22-EventPerusahaan raksasa Apple mulai menjual iPad generasi pertama pada tanggal 3 April 2010. Menurut CEO Tim Cook, sejak itu sudah ada 170 juta unit iPad tablet terjual di seluruh dunia. Sayangnya generasi pertama sampai generasi keempat berbentuk kotak, tebal dan berat. Untuk memenuhi keinginan pembeli terhadap perubahan bentuk dan ukuran, Apple memperkenalkan iPad generasi kelima di fasilitas terkemuka bagi pengamat teknologi di The Yerba Buena Center for the Art, di kota San Francisco, pada hari Selasa pagi tanggal 22 Oktober 2013.
iPad generasi terbaru (atau juga dikenal sebagai iPad 5) akan dinamakan iPad Air. Dibandingkan dengan empat generasi iPad sebelumnya, iPad Air memiliki berbagai keindahan, dirancang dengan tampilan iOS 7, dioptimalkan dengan pemikiran teknologi 64-bit dan juga akan menyediakan ratusan fitur baru.
Banyak calon pembeli bersedia menunggu iPad Air sejak musim panas tahun ini. Juga banyak pengamat yang berspekulasi terhadap bentuk dan desain. Malah banyak juga yang mempertanyakan inovasi teknologi terbaru dari Apple. Untuk membungkamkan berita negatif, Apple membuat kejutan dengan peluncuran tablet terbaru hari ini, dan specs iPad Air akan diuraikan berikut ini.
Apple-iPad-Air-specs-LTEiPad Air memiliki layar Retina 9,7 inci, seperti ukuran layar generasi pertama sampai generasi keempat. iPad Air di desain serupa dengan iPad Mini yang diperkenalkan satu tahun yang lalu. Kehebatan iPad Air terletak di beratnya, tidak sampai setengah kilogram, persisnya hanya 469 gram (atau 28 persen lebih ringan dari iPad generasi keempat). Hal ini akan menjadikan iPad Air sebagai komputer tablet dengan ukuran layar besar yang paling ringan yang pernah diciptakan di dunia. Keunggulan lainnya, iPad Air lebih tipis dari generasi sebelumnya, memiliki ketebalan 7.5mm atau sekitar 20 persen lebih tipis dari generasi keempat.
Untuk mengakses Internet dan melihat gambar foto ukuran besar lebih cepat, iPad Air dilengkapi dengan microprosesor terbaru yang dikenal dengan A7. Microprosesor A7 mengandalkan teknologi arsitektur 64-bit. Setiap chip diperkirakan memiliki lebih dari 1 miliar transistor. Chip ini diperkenalkan di iPhone 5S yang sudah dijual pada minggu ketiga bulan September lalu. Secara garis besar, microprosesor A7 sekitar delapan kali lebih cepat dari microprosesor yang ditanam di iPad generasi pertama, atau dua kali lebih cepat dari iPad generasi keempat. Sedangkan untuk melihat gambar dan foto ukuran besar, microprosesor A7 yang ditanam di iPad Air akan memiliki kecepatan lebih dari 70 kali dari iPad generasi pertama atau dua kali lebih cepat dari iPad generasi keempat. Microprosesor A7 juga membantu perangkat menghemat baterai, karena iPad Air akan memiliki masa pakai sekitar 10 jam.
Fitur-fitur lainnya termasuk kamera digital yang diperbarui. Kamera utama iSight 5 mega-piksel. Sedangkan kamera video dapat dipakai untuk merekam video dengan kecepatn 1080 piksel. Kamera FaceTime dapat merekam video dengan kecepatn 720 piksel dan mengambil foto 1.2 mega-piksel.
iPad Air akan tersedia dalam dua warna, hitam/abu-abu dan putih/perak. Sayangnya iPad Air tidak tersedia dalam warna emas. iPad Air dengan kapasitas 16 GB WiFi akan dijual dengan harga $499. Sedangkan ukuran 16 GB dengan akses seluler LTE akan dikenakan harga $629. iPad terbaru ini akan tersedia di toko Apple mulai hari Jumat tanggal 1 November 2013.
Apple-iPad-Air-2-Mini
(Images: top right, Apple October 22, 2013 Event; middle left, iPad Air with LTE; bottom, comparing iPad Air, iPad 2, and iPad Mini)

inovasi.com
[Read More...]

Kamis, 20 Juni 2013

1.000 Malware Ancam Android Setiap Hari

- 0 komentar
Yudhianto - detikinet
Jumat, 21/06/2013 08:35 WIB
http://images.detik.com/content/2013/06/21/323/androidmalware460.jpg
Jakarta - Harus diakui, Android memang sukses merajai dominasi smartphone dunia saat ini. Namun di balik kesuksesannya, sistem operasi mobile garapan Google ini justru jadi incaran favorit para dedemit maya untuk menebar ancamannya.

Hasil riset FortiGuard bahkan mengungkap 1000 malware siap mengincar perangkat Android setiap harinya. Sementara total seluruh ancaman bagi Android kini dilaporkan telah mencapai 150 ribu kerentanan, dimana 300 di antaranya merupakan jenis malware.

Kembali ke hasil risetnya, FortiGuard juga mengemukakan bahwa banyak pengguna Android yang justru tidak menyadari bila perangkatnya telah terinfeksi malware. Pada banyak kasus, malware kerap membuat biaya tagihan data penggunanya membengkak akibat aktivitas yang dilakukannya.

Sementara itu, faktor wilayah ternyata juga mempengaruhi penyebaran malware. Wilayah dengan tingkat bisnis tinggi kemungkinan besar yang paling diincar. Selain itu, perbedaan bahasa ternyata juga mempengaruhi penyebaran malware yang menjadi lebih spesifik.

Sebagai contoh, baru-baru ini FortiGuard mendeteksi keberadaan ancaman malware Android/Smsilence.A!tr.spy yang menyerang pengguna di Jepang dan Korea sebagai korbannya. Dengan perbedaan bahasa, tentunya pengguna di AS atau Eropa, dapat dipastikan tak akan terancam serangan tersebut.
(rou/rou)
 
Sumber : inet.detik.com 
[Read More...]

Awas!! Malware bersarang di Android Anda

- 0 komentar

Rachmatunisa - detikinet
Selasa, 16/10/2012 14:02 WIB
http://images.detik.com/content/2012/10/16/323/androidappmalwaregoogleplay1.jpg (Ist/Mobtrick)
San Francisco - Kian ganasnya malware yang mengincar Android membuat Google harus memperketat keamanan. Raksasa internet ini kabarnya tengah mengembangkan pemindai malware untuk digunakan pada Google Play.

Blog teknologi Android Police melansir, APK (Android application package) Google Play yang baru dirilis baru-baru ini, atau disebut sebagai versi 3.9.16, menampilkan sesuatu yang disebut App Check.

Android Police menyebutkan, App Check akan menjadi proteksi dari serangan malware, memindai aplikasi yang didownload pengguna dan memberikan peringatan jika ternyata terdapat malware.

Informasi lain yang dilansir Droid Guy, dikutip detikINET, Selasa (16/10/2012), App Check juga memindai aplikasi baru yang diinstal dan akan menghentikan proses instalasi jika aplikasi tersebut dianggap mencurigakan. Meski demikian, pengguna tetap diberi pilihan untuk mengabaikan action App Check tersebut.

App Check diperkirakan akan segera diterapkan di update Play Store terbaru. Pemindai malware ini diketahui sebagai hasil dari akuisisi Google terhadap VirusTotal, layanan gratis yang menganalisa file jahat di komputer.



[Read More...]
 
Copyright © . FreeShare Freelance Blog - Posts · Comments
Theme Template by Izca_design · Powered by Blogger